FH UNY dan FH UNESA Perkuat Kolaborasi melalui Benchmarking untuk Pengembangan Pendidikan Hukum Berkelanjutan
Fakultas Hukum Universitas Negeri Yogyakarta (FH UNY) melaksanakan kegiatan Benchmarking dengan Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya (FH UNESA) pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat A, Fakultas Hukum UNESA sebagai forum untuk berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan tinggi bidang hukum.

Benchmarking ini membahas sejumlah aspek strategis yang dapat menjadi dasar penguatan kerja sama antara kedua institusi, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.

Empat Poin Strategis dalam Benchmarking: 1. Pertukaran Mahasiswa Pertukaran mahasiswa menjadi salah satu upaya untuk memberikan pengalaman akademik yang lebih luas. Melalui program ini, mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran di perguruan tinggi mitra, mengenal lingkungan akademik yang berbeda, serta mengembangkan wawasan dan jejaring. Program ini turut mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui perluasan akses terhadap pengalaman pembelajaran yang inklusif dan berkualitas. 2. Kolaborasi Riset Kedua fakultas juga membahas peluang pengembangan kolaborasi penelitian, baik melalui penelitian bersama, publikasi ilmiah, maupun kegiatan akademik lainnya. Kolaborasi riset diharapkan dapat menghasilkan kajian hukum yang relevan dengan berbagai persoalan masyarakat serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). 3. Pertukaran Dosen Pertukaran dosen menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperluas perspektif keilmuan. Melalui kegiatan seperti guest lecture, visiting lecturer, maupun berbagi praktik pembelajaran, dosen dari kedua institusi dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman. Kolaborasi ini juga mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang terbuka dan kolaboratif, sejalan dengan SDG 4. 4. Pengembangan Kurikulum Pembahasan kurikulum diarahkan pada pengembangan pendidikan hukum yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Kurikulum perlu membekali mahasiswa tidak hanya dengan kemampuan akademik dan profesional, tetapi juga dengan pemahaman mengenai isu-isu global seperti keadilan sosial, lingkungan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.

Pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan perspektif Sustainable Development Goals (SDGs) diharapkan dapat menghasilkan lulusan hukum yang mampu memahami persoalan secara multidimensional dan berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Melalui benchmarking ini, FH UNY dan FH UNESA menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi antarfakultas diharapkan dapat menjadi langkah strategis menuju pendidikan hukum yang unggul, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
𝑽𝒊𝒔𝒊𝒕 𝒖𝒔 𝒐𝒏
Instagram : fhukum.unesa
Website : fh.unesa.ac.id
Tiktok : fhunesaofficial
Youtube : Fakultas Hukum UNESA Official
#Benchmarking
#FakultasHukumUNY
#unesasatulangkahdidepan
#bersamabisabekerjasama #indonesiaemas2045
Share It On:

